Minggu, 28 Oktober 2018

SHOLAWAT ASGHILI DHOLIMIN BI DHOLIMIN



اللهم صل على سيدنا محمد

 وأشغل الظالمين بالظالمين
. واخرجنا من بينهم سالمين
وعلى اله وصحبه اجمعين


“Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad,
(Ya Allah sampaikan salam kami kepada pemimpin kami Nabi Muhammad)
wa asyghilidz dzolimin bidz dzolimin 2X
(Sibukan tangan orang dzalim dengan orang dzalim lagi)
wa akhrijna min baynihim saalimin,
(Keluarkan kami dari kedzaliman mereka dengan selamat)
wa 'ala alihi wa shohbihi ajma’in”
(Ya Allah sampaikan shalawat ini juga kepada kerabat, keluarga dan pengikut beliau)

Sabtu, 27 Oktober 2018

Cara Membuat Pakan Ikan Lele agar Cepat Besar





Ketika membudidayakan ikan tentunya peternak menginginkan dan mendambakan ikan tumbuh besar serta gemuk. Hal yang paling menentukan dalam penggemukan adalah pakan ikan. Kamu bisa menggunakan pakan alami berupa tanaman azolla microphylla atau pakan ikan berupa pelet, pelet bisa pilih yang terapung atau pelet tenggelam, pelet terapung untuk ikan yang beraktifitas di permukaan air, untuk pelet tenggelam tentunya untuk ikan yang beraktifitas di dasar perairan.
Pakan ikan buatan, pelet ini biasanya diproduksi secara besar-besaran oleh pabrik pembuat pelet. Palet menjadi sumber protein utama bagi ikan. Yang menjadi kendala saat in harga pelet semakin hari semakin tinggi, membuat petani ikan perlu mencari cara mengurangi pengeluaran dalam hal pakan ikan. Salah satunya yaitu membuat sendiri pelet. Disini nanti kita akan coba jelaskan cara membuat pakan ikan sendiri.
Membuat pakan ikan tidaklah sulit, pembuatan pakan ikan sendiri juga akan menghemat biaya dalam memelihara ikan, untuk membuatnya tidak diperlukan keahlian khusus. Semua bahan dapat untuk pembuatan pakan ini dapat dicari di toko atau swalayan terdekat dengan mudah. Kita akan fokuskan cara membuat pakan lele buatan sendiri.
Sebelum membuat pakan ikan, kita wajib megetahui kandungan nutrisi yang sesuai untuk ikan yang kita budidayakan. Pakan yang berkualitas tentunya mempunyai nutrisi lengkap dan seimbang, diharuskan mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan ikan yang kita pelihara. Terlebih jenis ikan karnivora semacam lele membutuhkan protein yang tinggi, lebih dari 35% dari pakan ikan.
Protein
Protein adalah senyawa organik majemuk yang tersusun dari banyak asam amino, bisa berasal dari tumbuhan maupun hewan. Protein nabati/tumbuhan biasanya lebih sulit dicerna ikan karena terhalang oleh selulosa, kandungannya pun kurang lengkap sehingga perlu ditambahi protein hewani.
Protein menjadi unsur yang paling penting dalam pakan ikan, mempunyai fungsi utama sebagai pembangun jaringan tubuh hasil dari metabolisme ikan, juga berperan penting dalam reproduksi, mengganti jaringan tubuh yang rusak, menjadi komponen utama penyusun hormon dan enzim. Protein juga berperan dalam proses metabolisme ikan.

Lemak

Lemak berfungsi sebagai sumber energi, membatu daya apung ikan ke permukaan air. Kandungan lemak yang baik berkisar 16% dari pakan ikan. Pakan yang terlalu banyak mengandung lemak tidak baik untuk kesehatan ikan. Kandungan lemak yang banyak pada pakan juga menyebabkan mudah teroksidasi, sehingga baunya tidak enak.

Karbohidrat

Karbohidrat pada pakan menjadi sumber energi bagi ikan, bisa digunakan secara langsung sebagai sumber energi. Ikan herbivora semacam Gurami, Tawes, dan nilem membutuhkan karbohidrat banyak dibandingkan dengan ikan jenis omnivora maupun karnivora. Kebutuhan karbohidrat dari ikan karnivora 20%, Herbivora 40%, Omnivora 35% dari pakan ikan tersebut.

Vitamin

Vitamin sejatinya merupakan senyawa esensial yang hanya bisa dipenuhi dari luar tubuh ikan, ikan tidak bisa memproduksi vitamin sendiri. jadi ditambahkan dalam pakan ikan. Ikan yang makan pakan alami akan memperoleh semua unsur nutrisi termasuk didalamnya terdapat vitamin. Berfungsi untuk mempertahankan kondisi dan daya tahan tubuh. Kebutuhan akan vitamin menurun seiring dengan pertumbuhan besar ikan.

Mineral

Mineral dibutuhkan ikan dalam jumlah sedikit, namun sangat penting. Mineral pada ikan berfungsi dalam proses metabolisme dan pembentukan jaringan. Berperan dalam fungsi pernafasan dan fungsi pembentukan tulang, gigi dan sisik.
Semua kandungan diatas harus terdapat pada pakan ikan yang akan kita buat. Semua itu agar kita bisa memanen lele dengan kualitas tinggi. Diantara pakan ikan yang bisa dibuat sendiri adalah pakan pelet, pakan alternatif pengganti pelet, juga pakan lele tambahan.

Cara membuat pakan ikan pelet


Pelet merupakan makan buatan untuk ikan yang digunakan untuk menambah nutrisi agar dapat berkembang maksimal. Dalam pembuatan pelet harus memiliki kandungan protein, lemak dan serat yang seimbang dan sesuai untuk perkembangan ikan. Ikan yang berusia 1-3 bulan membutuhkan protein 35-50% dan usia diatas 4 bulan ke atas memerlukan protein 25-40%.
Syarat utama pelet buatan harus mengandung gizi tinggi, mudah diolah dan tidak mengandung racun, mudah diperoleh, harga terjangkau. Pelet biasa dibuat dengan bahan dedak atau bekatul, keong mas, ikan asin BS Super, daun pepaya, vitamin, konsentrat, ragi tempe. Berikut cara membuatnya.
1.   Ambil dedak, keong emas, vitamin, konsentrat dicampur menjadi satu dan aduk merata, kemudian ditambahkan dengan ragi tempe sebanyak 3 sdm atau 125 gram. Aduk perlahan dan merata.
2.   Tutup adonan tersebut dengan rapat, diamkan semalaman agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik.
3.   Pagi harinya, adonan fermentasi yang sudah didiamkan semalam dicampur dengan ikan asin dan daun pepaya yang telah digiling terlebih dahulu. Kemudian aduk merata.
4.   Siapkan pencetak pelet, dan masukkan adonan. Pelet yang dihasilkan dipotong-potong berkisar maksimal 1,5 cm, kemudian keringkan.
5.   Pelet tersebut kemudian dijemur hingga kering dengan menggunakan wadah yang lebar agar bisa kering semua, jemur dibawah sinar matahari langsung.
6.   Pelet yang sudah kering ditempatkan di kantong plastik agar kedap air, kemudian simpan di dalam ruangan yang mempunyai sirkulasi udara baik

Jika ingin membuat pakan dengan sekala besar, maka harus menggandakan sesuai perbandingan bahan. Untuk pelet dengan bahan baku lain silahkan dicoba sendiri dengan cara yang sama. Kamu bisa juga menggunakan cacing tanah sebagai bahan baku. Dengan cara menjemur cacing segar diatas seng selama 24 jam dengan suhu berkisar 32-35 derajat celcius. Setelah kering kemudian digiling menjadi tepung.
Pelet bahan cacing dibuat dengan diaduk menjadi satu kemudian ditambah air hangat sampai kenyal, jangan terlalu banyak air. Pencetakan adonan menggunakan mesin penggiling daging/mesin pencetak mie hingga menyerupai mie. Potong kecil-kecil berkisar 0.5 cm kemudian dijemur dan pelet disimpan siap dipakai.
Cara lain membuat pakan ikan adalah dengan membuat sendiri pakan ikan selain pelet tetapi dengan kandungan yang sama. Dikarenakan tepung ikan mahal kita bisa membuat pakan ikan dengan mencampur bahan – bahan lain dengan kandungan protein sama. Pakan lele alternatif dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan standar ikan lele untuk tumbuh dan berkembang. Yang menjadi bahan acuan alternatif bahan adalah kandungan protein yang ada. Berikut berbagai bahan beserta kandungannya.
Hitung dengan teliti kandungan protein yang akan kita hasilkan dari membuat pakan tersebut. Minimal kandungan protein yang tersedia di pakan sebesar 30%. Untuk memperkaya kandungan nutrisi kita bisa menambahkan dengan berbagai vitamin ikan yang sudah tersedia di pasaran.

Cara membuat pakan ikan lele tambahan

Membuat pakan ikan tambahan ini hanya bertujuan melengkapi dari pemberian pakan utama. Takaran nutrisi pada pakan ikan tambahan tidak bisa diukur dengan tepat. Namun kandungan pakan ikan ini masih bisa dikira-kira. Pemberian pakan ikan tambahan dalam budidaya ikan lele misalnya, bisa menekan biaya pengeluaran pakan. Sehingga peternak bisa menikmati keuntungan yang lebih besar.

Keong emas atau bekicot

Keong emas merupakan hama bagi petani padi. Kita bisa memanfaatkan keong emas yang kaya protein ini untuk pakan ikan tambahan. Keong emas terbilang mudah untuk dicari, biasanya di daerah persawahan. Cara mengumpulkannya pun tidaklah sulit. Kamu bisa pasang plang, terima keong emas, nego dikit, bayar, keong emas siap dipakai.
Keong tidak diberikan secara langsung, rebus terlebih dahulu dalam air mendidih selama beberapa menit. Agar daging tidak keras, memudahkan melepas cangkang dan membunuh penyakit atau kuman jika ada. Selesai direbus lepaskan cangkang deng dicukil menggunakan garpu, kemudian di dinginkan dan dicincang kecil-kecil, keong siap dijadikan pakan ikan.

Belatung

Belatung (manggot) merupakan sumber protein yang baik buat ikan. Belatung dihasilkan dari lalat, mempunyai kandungan protein kasar mencapai 40%. Untuk membiakkan belatung ini cukup dengan menyediakan, daun pisang, ampas tahu, sisa ikan asin bisa juga dengan menambahkan kotoran ayam.
Masukkan semua bahan kedalam ember, tambahkan air bersih secukupnya aduk hingga rata, tambahkan ikan asin dan kotoran ayam. Kemudian tutup permukaannya dengan daun pisang kering. Tempatkan ember ditempat teduh dan terlindung dari air hujan.
Setelah kurang lebih tiga minggu belatung bisa dipanen. Tambahkan air kedalam ember, belatung akan mengambang kemudian saring belatungnya. Jangan terlalu lama menyimpan belatung segar karena bisa berubah menjadi lalat.

Ikan rucah

Untuk peternak ikan yang berlokasi dekat dengan tempat pelelangan ikan, opsi pakan tambahan ikan rucah ini bisa menjadi pilihan efektif. Ikan rucah atau ikan sisa tangkapan yang kecil-kecil yang tidak dikonsumsi manusia biasanya dijual dengan harga murah, ikan ini bisa dimanfaatkan untuk pakan tambahan, dengan cara dicincang dan diberikan pada lele.

Limbah peternakan unggas

Untuk peternak ikan yang berlokasi di dekat peternakan unggas (ayam ataupun puyuh) Peternakan unggas biasanya menghasilkan limbah berupa unggas mati dalam jumlah yang kontinyue. Limbah ini yang bisa kita manfaatkan untuk pakan lele sebagai hewan peliharaan.
Bangkai unggas tidak bisa diberikan begitu saja. Bulu bangkai dibersihkan dengan cara direbus, untuk membunuh bibit penyakit yang mungkin terkandung dalam bangkai. Setelahnya biarkan dingin terlebih dahulu. Masukkan bangkai ikan kedalam kolam hari itu juga dengan cara digantung dengan tali. Setelah habis angkat kerangka sisa kemudian dibuang, jangan sampai menjadi residu di dalam kolam.
Demikian cara membuat pakan ikan lele. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
sumber : https://jempolkaki.com/cara-membuat-pakan-ikan

Minggu, 21 Oktober 2018

"Sejarah Hari Santri Nasional"


TRIBUNNEWS.COM - Hari Santri Nasional diperingati setiap tahunnya di Indonesia pada tanggal 22 Oktober.
Tak terkecuali pada 22 Oktober 2018 ini, Hari Santri Nasional kembali diperingati dengan mengambil tema 'Bersama Santri Damailah Negeri'.
Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015 lalu melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015.

Dilansir Kompas.com, penetapan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Saya menyatakan secara resmi tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,” ujar Jokowi saat mendeklarasikan Hari Santri Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2015)

Menurut Jokowi, kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 tidak lepas dari semangat jihad yang ditunjukkan oleh kaum santri.
Banyak pihak yang bertanya-tanya alasan dipilihnya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Menilik catatan sejarah, ternyata tanggal tersebut memiliki kaitan langsung dengan peristiwa berdarah ketika bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaannya.
Peristiwa tersebut adalah deklarasi Resolusi Jihad yang dilakukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari di Surabaya pada tanggal 22 Oktober 1945.
Dilansir Grid.ID dari laman Tribun Jabar, pada hari itu, KH Hasyim Asy’ari menyerukan kepada para santrinya untuk ikut berjuang untuk mencegah tentara Belanda kembali menguasai Indonesia melalui Netherlands Indies Civil Administration (NICA).
KH Hasyim Asy’ari menyerukan kepada santrinya bahwa perjuangan membela Tanah Air merupakan kewajiban bagi setiap Muslim.
"Membela tanah air dari penjajah hukumnya fardlu'ain atau wajib bagi setiap individu," ujar KH Hasyim Asy’ari.
Seruan jihad yang dikobarkan oleh KH Hasyim Asy'ari ini membakar semangat para santri di kawasan Surabaya dan sekitarnya.
Mereka kemudian bergabung dengan tentara Indonesia untuk menyerang markas Brigade 49 Mahratta yang dipimpin Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby.
Serangan ini terjadi selama tiga hari berturut-turut, yaitu dari tanggal 27 hingga 29 Oktober 1945.
Jenderal Mallaby pun tewas keesokan harinya pada 30 Oktober 1945.
Saat itu mobil yang ditumpanginya terkena ledakan bom dari para pejuang Tanah Air di kawasan Jembatan Merah, Surabaya
Kematian Mallaby pun menyulut pertempuran berdarah lainnya di kota Surabaya, yakni Pertempuran 10 November 1945.
Resolusi Jihad yang dideklarasikan KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 ini seolah mengingatkan kita mengenai peranan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Santri yang kerap dikenal berkutat seputar urusan agama, ternyata mau ikut berjuang bersama pejuang Tanah Air.
Oleh karenanya, tak salah apabila Presiden Jokowi kemudian memilih tanggal ini sebagai Hari Santri Nasional.

Minggu, 02 September 2018

Joyoboyo

From: Islam Kejawen
*SERAT JOYOBOYO*

Mbesuk yen wis ono kreto tanpa jaran..
Tanah Jowo kalungan wesi..
Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang..
Kali ilang kedhunge..
Pasar ilang kumandange..
Iku tondo yen tekane jaman Joyoboyo wis cedhak..

Bumi soyo suwe soyo mengkeret..
Sekilan bumi dipajeki..
Jaran doyan mangan sambel..
Wong wadon nganggo pakeyan lanang..
Wong lanang koyo wong wadon..
Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking jaman..
Akeh janji ora ditetepi..
Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe..
Menungso podho seneng nyalah..
Ora ngendahake aturaning Gusti..

Barang jahat diangkat-angkat..
Barang suci dibenci..
Akeh menungso mung ngutamakke duwit..
Lali kamanungsan..
Lali kabecikan..
Lali sanak lali kadang..
Kepingine mung urip mukti..
Ngumbar nafsu angkoro murko..
Nggedekake duroko..

Wong bener thenger-thenger..
Wong salah malah bungah..
Wong apik malah ditampik..
Wong jahat munggah pangkat..
Wong agung kasinggung..
Wong olo kapujo-pujo..
Wong wadon ilang kawirangane..
Wong lanang ilang kaprawirane..
Akeh wong ngedol elmu..
Akeh wong ngaku-aku..
Njobone putih njerone dadu..
Ngakune suci, nanging sucine palsu..
Akeh bujuk akeh lojo..
Akeh udan salah mongso..
Akeh prawan nglairake anak..
Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapak'e..

Agomo akeh sing nantang..
Prikamanungsan soyo ilang..
Omah suci dibenci..
Omah olo soyo dipujo..
Anak mangan bapak..
Sedulur mangan sedulur..
Konco dadi mungsuh..
Guru  podho disatru..
Tonggo podho curigo..
Kono-kene soyo angkoro murko..

Mbesuk yen ono peperangan..
Teko soko wetan, kulon, kidul lan lor..
Akeh wong becik soyo sengsoro..
Wong jahat soyo seneng..
Wektu iku akeh dandang diunekake kuntul..
Wong salah dianggep bener..
Pengkhianat nikmat..
Durjono soyo sempurno..
Wong jahat munggah pangkat..
Wong lugu kebelenggu..
Wong mulyo dikunjoro..
Wong wadon nglamar wong lanang..
Wong lanang ngasorake drajate dhewe..
Sing kebat kliwat..
Sing telah sambat..
Sing gede kesasar..
Sing cilik kepleset..
Sing anggak ketunggak..
Sing wedi mati..
Sing nekat mbrekat..
Sing jerih ketindih..
Sing ngawur makmur..
Sing ngati-ati ngrintih..
Sing ngedan keduman..
Sing waras nggagas..

namung sakniki seng lagi digandrungi yoiku ..
Ing ngarso numpuk bondho..
Ing madyo mangan konco..
Tut wuri nggolek rai..

Pitutur Jowo asli iki ojo dilalekno yo lurrr..
Urip iki mung sedhelo..
Mulo, pitutur iki sebarno marang poro konco..
Ora karep ngguroni tapi mung ngelingno kareben tetep waspodo tansah eling marang dawuhe Gusti Allah Kang Moho Kuoso....

Senin, 09 Juli 2018

Korban Kebiadaban Kaum Radikal Generasi Awal


Mengenang Ramadhan Yang Menyedihkan

Kisah Wafatnya Sayiduna Ali bin Abi Thalib, Korban Kebiadaban Kaum Radikal Generasi Awal

“Hukum itu milik Allah, wahai Ali. Bukan milikmu dan para sahabatmu.”

Itulah teriakan Abdur Rahman bin Muljam Al Murodi (Khawarij) ketika menebas tubuh mulia Sayiduna Ali bin Abi Thalib, -karamallahu wajhah- pada saat bangkit dari sujud shalat Subuh pada 19 Ramadhan 40 H itu.
Abdur Rahman bin Muljam menebas tubuh Sayidina Ali bin Thalib denga pedang yg sudah dilumuri racun mematikan seharga 1000 dinar. Tubuh Sayiduna Ali bin Abi Thalib mengalami luka parah, tapi beliau masih sedikit bisa bertahan. Tiga hari berikutnya (21 Ramadhan 40 H) ruh sahabat yang telah dijamin oleh Rasululah Shallahu 'Alaihi Wa Sallam menjadi penghuni surga itu hilang di tangan seorang muslim yang selalu merasa paling Islam.

Ali dibunuh setelah dikafirkan.
Ali dibunuh setelah dituduh tidak menegakkan hukum Allah.
Ali dibunuh atas nama hukum Allah.
Itulah kebodohan dan kesesatan orang Khawarij, yang saat ini telah bermunculan generasi penerusnya.

Tidak berhenti sampai di situ, saat melakukan aksinya Ibnu Muljam juga tidak berhenti membaca Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 207 sebagai pembenar perbuatannya:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ
“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya.”

Maka sebagai hukuman atas kejahatannya membunuh khalifah Ali, akhirnya Ibnu Muljam divonis hukuman dg diqishas.

Proses hukuman mati yang dijalankan terhadap Ibnu Muljam juga berlangsung dengan penuh dramatis. Saat tubuhnya diikat untuk dipenggal kepalanya dia masih sempat berpesan kepada algojo:

“Wahai Algojo, janganlah engkau penggal kepalaku sekaligus. Tetapi potonglah anggota tubuhku sedikit demi sedikit hingga aku bisa menyaksikan anggota tubuhku disiksa di jalan Allah.”

Ibnu Muljam meyakini dengan sepenuh hati bahwa aksinya mencabut suami Sayyidah Fathimah, sepupu Rasulullah, dan ayah dari Al-Hasan dan Al-Husein itu adalah sebuah aksi jihad fi sabilillah.

Seorang ahli surga harus meregang nyawa di tangan seorang muslim yang meyakini aksinya itu adalah di jalan kebenaran demi meraih surga Allah.

Potret Ibnu Muljam adalah realita yang terjadi pada sebagian umat Islam di era modern. Generasi pemuda yang mewarisi Ibnu Muljam itu giat melakukan provokasi2 atas nama jihad di jalan Allah, dengan cara membunuh, membantai,  memerangi sesama bahkan dg melakukan bom bunuh diri yang oleh mereka disebut istisyhadiyah.

Siapa sebenarnya Ibnu Muljam? Dia adalah lelaki yang hafidz (hapal) Al Qur'an, zahid, rajin shalat,  rajin puasa dan mendapat julukan Al-Muqri', dia jg sekaligus sebagai motivator orang lain untuk menghafalkan Al Qur'an.

Khalifah Umar bin Khattab pernah menugaskan Ibnu Muljam ke Mesir untuk memenuhi permohonan ‘Amr bin ‘Ash untuk mengajarkan hafalan Alquran kepada penduduk negeri piramida itu. Dalam pernyataannya, Khalifah Umar bin Khattab bahkan menyatakan:
“Abdur Rahman bin Muljam, salah seorang ahli Alquran yang aku prioritaskan untukmu ketimbang untuk diriku sendiri. Jika ia telah datang kepadamu maka siapkan rumah untuknya untuk mengajarkan Al Qur'an kepada kaum muslimin dan muliakanlah ia wahai ‘Amr bin‘Ash” kata Umar.

Meskipun Ibnu Muljam hafal Alquran, berpenampilan religius, fasih berbicara agama dan rajin beribadah, tapi semua itu tidak bermanfaat baginya.

Ia mati dalam kondisi su'ul khatimah, akibat kesesatannya yang disebabkan kedangkalannya dalam memahami ilmu agama .  Afiliasinya kepada paham Khawarij telah membawanya terjebak dalam pemahaman Islam yang sempit dan dangkal. Ibnu Muljam tergesa2 menetapkan klaim surga  kepada dirinya dan neraka kepada orang lain.

Sehingga dia dengan sembrono melakukan aksi-aksi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama Islam. Alangkah menyedihkan karena aksi itu diklaim dalam rangka membela agama Allah.

Sadarkah kita bahwa saat ini telah lahir generasi-generasi baru Ibnu Muljam yang bergerak secara massif dan terstruktur. Mereka adalah kalangan saleh yag menyuarakan syariat dan pembebasan umat Islam dari kesesatan. Mereka menawarkan jalan kebenaran menuju surga Allah dengan cara mengkafirkan sesama muslim. Ibnu Muljam gaya baru ini lahir dan bergerak secara berkelompok untuk meracuni generasi-generasi muda Indonesia. Sehingga mereka dengan mudah mengkafirkan sesama muslim, mereka dengan enteng menyesatkan kiai dan ulama.

Tampilan luar mereka cukup religius bahkan tampak ada bekas sujud di dahi. Mereka membaca Al Quran, dan pandai berdalil dengan Al Qur'an. Namun sesungguhnya mereka adalah kelompok yang merugi. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam dalam sebuah hadits telah mewaspadakan kemunculan generasi Ibnu Muljam ini:

يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِي يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَيْسَتْ قِرَاءَتُكُمْ إِلَى قِرَاءَتِهِمْ ، وَلا صَلاتُكُمْ إِلَى صَلاتِهِمْ شَيْئًا ، وَلا صِيَامُكُمْ إِلَى صِيَامِهِمْ شَيْئًا ، يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَحْسَبُونَ أَنَّهُ لَهُمْ وَهُوَ عَلَيْهُمْ ، لا تَجَاوَزُ صَلاتَهُمْ تَرَاقِيَهُمْ ، يَمْرُقُونَ مِنَ الإِسْلامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ

Akan muncul suatu kaum dari umatku yang pandai membaca Al Quran. Dimana bacaan kalian tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bacaan mereka. Demikian pula shalat kalian daripada shalat mereka. Juga puasa mereka dibandingkan dengan puasa kalian. Mereka membaca Al Quran dan mereka menyangka bahwa Al Quran itu adalah (hujjah) bagi mereka, namun ternyata Al Quran itu adalah (bencana) atas mereka, yakni mereka mengira Al Qur'an membenarkan mereka,  padahal mereka bertentangan. Shalat mereka tidak sampai melewati batas tenggorokan. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah yang melesat dari sasaran buruannya. (HR. Muslim  : 1068)

Kebodohan kepada ilmu agama dan perasaan paling benar sendiri mengakibatkan mereka jatuh kepada kesesatan merasa berjuang membela agama Islam padahal hakikatnya mereka sedang merobohkan Islam dan kaum muslimin dari dalam.

Waspadalah kepada gerakan generasi penerus Ibnu Muljam ini. Ingat, Khawarij akan terus muncul sampai Dajjal keluar.
Jangan sampai generasi kita terracuni oleh virus Ibnu Muljam gaya baru. Jauhi radikalisme dan ekstrimisme dalam beragama. Perangi terorisme yang dibungkus dengan kata jihad fi sabilillah. Mereka bukan mujahid tapi khawarij gaya baru. Sudah terlalu banyak korban akibat ulah mereka. Islam dan ajaran Islam menjadi tercoreng krn ulah mereka.

Islam itu agama Rohmatan Lil Alamin.

اللهم ثبت قلوبنا على دينك الحق،  آمين...

Sumber awal dari : Dafid Fuadi
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1704794219538721&id=100000244777203

Kamis, 29 Maret 2018

KISAH IMAM SYAFI'I DAN PUTRINYA IMAM AHMAD BIN HAMBAL


زار الإمام الشافعي رحمه الله تعالى الإمام أحمد بن حنبل ذات يوم في داره ، وكانت للإمام أحمد ابنة صالحة تقوم الليل وتصوم النهار وتحب أخبار الصالحين والأخيار ، وتود أن ترى الشافعي لتعظيم أبيها له ، فلما زارهم الشافعي فرحت البنت بذلك ، طمعاً أن ترى أفعاله وتسمع مقاله .
Suatu hari Imam Syafi'i -semoga Allah merahmatinya- berkunjung kerumah Imam Ahmad bin Hambal.
Imam Ahmad mempunyai seorang putri yg sholihah, kalo malam beribadah, siang berpuasa dan menyukai kisah orang2 sholih dan pilihan.
Putri beliau ini ingin sekali melihat lmam Syafi'i secara langsung sebab sang ayah sangat menghormatinya.
Ketika Imam Syafi'i berkunjung kerumah mereka, sang putri merasa sangat senang dan berharap bisa melihat apa saja yang di kerjakan imam Syafi'i serta mendengar ucapan2nya.
وبعدما تناول طعام العشاء قام الإمام أحمد إلى صلاته وذكره ، والإمام الشافعي مستلقٍ على ظهره ، والبنت ترقبه إلى الفجر ، وفي الصباح قالت بنت الإمام أحمد لأبيها :
يا أبتاه ... أهذا هو الشافعي الذي كنت تحدثني عنه ؟
قال : نعم يا ابنتي .
Setelah selesai makan malam bersama, Imam Ahmad menuju tempat sholat untuk melakukan sholat dan dzikir, Imam Syafi'i tiduran terlentang, sedangkan sang putri selalu mengawasi Imam Syafi'i sampai fajar.
Di pagi hari, sang putri berkata kepada ayahnya :
" wahai ayahku...Apakah benar dia ini Imam Syafi'i yg engkau ceritakan padaku dulu ? "
Imam Ahmad : " benar anakku .."
فقالت : سمعتك تعظم الشافعي وما رأيت له هذه الليلة .. لا صلاة ولا ذكراٍ ولا ورداً؟
وقد لا حظت عليه ثلاثة أمور عجيبة ، قال : وما هي يا بنية ؟
قالت : أنه عندما قدمنا له الطعام أكل كثيراً على خلاف ما سمعته عنه ، وعندما دخل الغرفة لم يقم ليصلي قيام الليل ، وعندما صلى بنا الفجر صلى من غير أن يتوضأ .
Putri : " aku mendengar bahwa engkau menghormati Imam Syafi'i, tapi apa yg aku lihat tadi malam dia...tdk sholat, tidak dzikir tidak pula wirid ?
dan aku juga melihat ada 3 hal yg aneh "
Imam Ahmad : " apa saja 3 hal itu, wahai annaku ? "
Putri : " ketika kita sajikan makanan kepada Imam Syafi'i, dia makan banyak sekali dan ini berbeda dengan yg ku dengar,
ketika masuk kamar, dia tidak beribadah sholat malam, dan ketika sholat subuh bersama kita, dia sholat tanpa wudlu ."
فلما طلع النهار وجلسا للحديث ذكر الإمام أحمد لضيفه الإمام الشافعي ما لاحظته ابنته ، فقال الإمام الشافعي رحمه الله :
يا أبا محمد لقد أكلت كثيراً لأنني أعلم أن طعامك من حلال ، وأنك كريم وطعام الكريم دواء ، وطعام البخيل داء ، وما أكلت لأشبع وإنما لأتداوى بطعامك ، وأما أنني لم أقم الليل فلأنني عندما وضعت رأسي لأنام نظرت كأن أمامي الكتاب والسنة ففتح الله عليّ باثنتين وسبعين مسألة من علوم الفقه رتبتها في منافع المسلمين ، فحال التفكير بها بيني وبين قيام الليل ،
Ketika agak siang dan mereka berbincang2, Imam Ahmad berkata kepada Imam Syafi'i tentang apa yang dilihat oleh putrinya, lalu Imam Syafi'i -semoga Allah merahmatinya- berkata :
" wahai aba Muhammad , aku memang semalam banyak makan karena aku tahu bahwa makananmu adalah halal dan engkau adalah orang mulia sedangkan makan orang mulia adalah obat, kalau makanan orang bakhil adalah penyakit, jadi, aku makan bukan untuk kenyang tapi untuk berobat dengan makananmu.
adapun semalam aku tidak sholat malam, hal itu dikarenakan ketika aku melatakkan kepalaku utk tidur, aku melihat seolah olah al qur'an dan hadits berada di depanku, kemudian Allah membukakan kepadaku 72 masalah ilmu fiqih yg kususun untuk kemaslahatan muslimin, maka memikirkan ilmu inilah yang menghalangi antara diriku dan sholat malam.
وأما أنني صليت بكم الفجر بغير وضوء ، فوالله ما نامت عيني حتى أجدد الوضوء . لقد بقيت طوال الليل يقظاناً ، فصليت بكم الفجر بوضوء العشاء . ثم ودّعه ومضى .
فقال الإمام أحمد لابنته : هذا الذي عمله الشافعي الليلة وهو نائم ( أي مستلقٍ ) أفضل مما عملته وأنا قائم .
Adapun ketika sholat subuh bersama kalian aku tidak wudhlu, maka demi Allah tidaklah kedua mataku tertidur hingga aku butuh memperbaharui wudhlu.
semalam suntuk aku terjaga, jadi aku sholat subuh bersama kalian dengan wudhu sholat Isya' ."
Kemudian Imam Syafi'i berpamitan dan pulang.
Imam Ahamd berkata kepada putrinya :
" yang di kerjakan oleh oleh Imam Syafi'i semalam dalam keadaan tiduran, lebih utama daripada apa yang kukerjakan sambil sholat malam ."
------------------------------
Imam Nawawi dalam kitab Al Majmu' menukil Dawuhnya Imam Syafi'i :
قَالَ الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ : طَلَبُ الْعِلْمِ أَفْضَلُ مِنْ صَلَاةِ النَّافِلَةِ ، وَقَالَ : لَيْسَ بَعْدَ الْفَرَائِضِ أَفْضَلُ مِنْ طَلَبِ الْعِلْمِ
Imam Syafi'i - semoga Allah merahmatinya- berkata :
" Mencari ilmu lebih utama daripada sholat sunnah, Setelah ibadah2 fardhu tidak ada yg lebih utama daripada mencari Ilmu ."
wallohu a'lam

Rabu, 21 Maret 2018

Tahan air mata suci anda

*Ibu SITI KHADIJAH*
(Istri Rasulullah)

- Tak Tahan Air Mata, Banyak Yang Menangis Membaca Kisah Ibu Siti Khadijah (Istri Rasulullah) ini

- Ibu Siti Khadijah Memang Wanita Istimewa.
DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah, istri pertama Rasulullah SAW.
Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan.

- Namun ketika wafat, tak selembar kafanpun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.

“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba,” bisik Ibu Siti Khadijah kepada Fatimah sesaat menjelang ajal. “Yang kutakutkan adalah siksa kubur.

- Tolong mintakan kepada ayahmu, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa digunakan menerima wahyu untuk dijadikan kain kafanku.
Aku malu dan takut memintanya sendiri”.

- Mendengar itu Rasulullah berkata, “Wahai istriku Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga”.

- Ibu Siti Khadijah, Ummul Mu’minin (ibu kaum mukmin), pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan Rasulullah.

- Didekapnya sang istri itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Rasulullah dan semua orang yang ada di situ.

- Dalam suasana seperti itu, Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan.
Rasulullah menjawab salam Jibril, kemudian bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”
“Kafan ini untuk Siti Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan,” jawab Jibril yang tiba-tiba berhenti berkata, kemudian menangis.

- Rasulullah bertanya, “Kenapa, ya Jibril?”
“Cucumu yang satu, Husain, tidak memiliki kafan.
Dia akan dibantai, tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan,” jawab Jibril.

- Rasulullah berkata di dekat jasad Siti Khadijah, “Wahai Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku tak kan pernah mendapatkan istri sepertimu.

- Pengabdianmu kepada Islam dan dirimu sungguh luar biasa.
Allah Maha mengetahui semua amalanmu.
Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam.
Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.
Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban!?”

- Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

- Siti Khadijah
Dikisahkan, suatu hari, ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu, kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Khadijah, tetaplah kamu di tempatmu”.

- Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi.
Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya, sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah.
Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

- Kemudian Rasulullah mengambil Fatimah dari gendongan istrinya, dan diletakkan di tempat tidur.
Rasulullah yang lelah sepulang berdakwah dan menghadapi segala caci-maki serta fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah hingga tertidur.

- Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang.
Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah hingga membuat beliau terjaga.

“Wahai Khadijah, mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku?” tanya Rasulullah dengan lembut.
“Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang.
Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis.
Adakah engkau menyesal, wahai Khadijah, bersuamikan aku, Muhammad?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

“Wahai suamiku, wahai Nabi Allah. Bukan itu yang kutangiskan," jawab Khadijah.
"Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan.
Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya”.

"Wahai Rasulullah, sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini.
Wahai Rasulullah, sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit atau pun jembatan, maka galilah lubang kuburku, ambillah tulang-belulangku, jadikanlah sebagai jembatan bagimu untuk menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu”.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah.
Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah”.

- Di samping jasad Siti Khadijah, Rasulullah kemudian berdoa kepada Allah. “Ya Allah, ya Ilahi Rabbiy, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Menenteramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah”.

- Rasulullah pun tampak sedih. “Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku.
Siapa lagi yang akan membantuku?”
“Aku, ya Rasulullah!” sahut Ali bin Abi Thalib.
jawab ,menantu Rasullulah.....

Barakallahu fii umriik

Entri yang Diunggulkan

Generasi Rawan Lupa, Servis dalam Rumah Tangga

10 Hal Romantis Rasulullah yang Ditinggalkan Generasi  Now Rumah tangga Rasulullah SAW luar biasa. Rasulullah SAW dan istri-istriny...